Teater Gandrik Pentaskan "Keluarga Tot" di Jakarta
Written by Rollit    Monday, 13 April 2009 08:27    PDF Print E-mail

Teater Gandrik Yogyakarta akan mementaskan lakon "Keluarga Tot" di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 17-20 April 2009.

Yogyakarta, 13/4 (Entertainment Roll) - Teater Gandrik Yogyakarta akan mementaskan lakon "Keluarga Tot" di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 17-20 April 2009.

"Lakon itu kami beri judul `Keluarga Tot`, bukan `Keluarga To` karena nanti dikira menyindir suatu keluarga," kata pimpinan produksi Butet Kartaredjasa di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, proses persiapan pementasan lakon itu sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu. Latihan tetap berlangsung meskipun dirinya tidak bisa hadir karena menderita sakit.

"Meskipun tanpa kehadiran saya karena sempat sakit terkena demam berdarah saat, tetapi proses latihan terus berjalan," kata putra maestro tari Bagong Kussudiardjo itu.

Menurut dia, ketika dirinya sedang sakit, kebetulan bukan saat penggarapan adegan di mana ada perannya sehingga tidak menganggu jalannya proses latihan.

Pada pementasan tersebut, Butet berperan sebagai Profesor Yohanes Cipriani, seorang ilmuwan yang eksentrik.

Aktor lain yang ikut mendukung adalah Susilo Nugroho yang berperan sebagai Lajos Tot, Dyah Arum sebagai Mariska Tot, Heru Kesawa Murti sebagai mayor.

Selain itu, Whani Darmawan sebagai tukang pos, Sepnu Heryanto sebagai Tomaji) juga Djaduk Ferianto sebagai Mayor Elegan sekaligus bertindak sebagai penata musik.

Ia mengatakan, lakon "Keluarga Tot" adalah lakon dari Hongaria. Lakon itu ditulis oleh Istvan Orkeny, pengarang yang cukup dikenal di Hongaria.

"Keluarga Tot" adalah lakon satir yang komikal tentang sebuah masyarakat yang dipaksa menerima sebuah kebenaran atau kenyataan hidup, meskipun tidak menyukainya.

Menurut dia, lakon itu oleh banyak kritikus seni disebut sebagai alegori politik yang cerdas. Lakon itu merupakan "lakon wajib" yang nyaris dipentaskan setiap tahun di Hongaria, dengan berbagai variasi pementasan.

"Lakon itu sering dipentaskan di gedung-gedung teater standar hingga taman dan jalanan," katanya.

Setelah dipentaskan di Jakarta, lakon itu selanjutnya akan dipentaskan di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, 29-30 April 2009.
Comments
Your Contact Details:
:

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Last Updated ( Tuesday, 14 April 2009 07:54 )